Dewan Sesalkan Oknum GGD Kerap Curi Start Liburan

Ilustrasi

SINTANG | Sintangpost.com- Adanya oknum Guru Garis Depan (GGD) di SD 25 Gurung Peningkah, Desa Sungai Garong Kecamatan Kayan Hilir yang diduga kerap kali curi start dalam pengambilan liburan mendapat sorotan tokoh masyarakat setempat.

Alpius Tangkir tokoh pemuda Desa Sungai Garong, Kecamatan Kayan Hilir mengungkapkan ada dua oknum GGD yang saat ini menjalankan tugasnya di SD 25 Gurung Peningkah, Desa Sungai Garong Kecamatan Kayan Hilir sudah meresahkan masyarakat.

Seharusnya lanjut Tangkir GGD yang merupakan kebijakan pusat harusnya tidak mengambil sikap yang kerap kali curi star dalam pengambilan libur tidak terjadi. Sebeb menurutnya GGD sudah ditunjang dengan fasilitas yang sangat memadai.

“Mereka mendapatkan gaji yang lumayan besar bahkan beberapa fasiltas mereka yang diberikan juga cukup. Jadi saya rasa lucu kalau tugas GGD tidak sesuai aturan yang berlaku,”katanya.

Untuk itu, Tangkir berharap Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait dapat segera melakukan pemantauan dan memberikan sanksi tegas terhadap GGD yang tidak mematuhi peraturan.

“GGD itu merupakan guru khusus yang seharusnya bisa membantu masyarakat setempat meningkatkan mutu pendidikan dan meningkatkan karakter. Pemerintah harus bertindak awasi jika memang salah, beri mereka sanksi agar menjadi pelajaran kedepannya,” ucapnya.

Terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Yustinus mengucapkan terimakasih atas informasi mengenai kedua oknum GGD yang diduga kerap mengambil jadwal libur dulu.

“Saya berterimakasih atas informasinya, nanti kita akan panggil Kepala Sekolahnya dulu untuk memastikan kebenarannya,” jawabnya singkat.

Sementara itu dihubungi terpisah Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Magdalena Ukis mengungkapkan ada pelatihan Kurikulum 2013 yang memang dilaksanakan selama enam hari hanya saja sekolah tempat kedua oknum tersebut bertugas tidak termasuk dalam data peserta pelatihan tersebut.

“Memang ada pelatihan Kurikulum 2013 selama enam hari namun tidak semua guru mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan itu hanya untuk SD yang ada dalam cabang dinas Sintang saja, jadi SD yang dimaksud tidak turut serta dalam kegiatan tersebut,” jelas Ukis.

Anggota DPRD Sintang Hardoyo mengaku kecewa terhadap kinerja oknum GGD di SD 25 desa Gurung Peningkah, Desa Sungai Garong Kecamatan Kayan Hilir yang kerap kali curi star sebelum liburan.

“Sebenarnya masalah ini tidak perlu terjadi, toh kalau kita mau jujur fasilitas GGD yang diberikan oleh pemerintah sangat menjanjikan,”kata Hardoyo.

Atas kejadian ini Politisi PKP Indonesia ini berharap Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait untuk segera mengecek kebenaran informasi yang diberikan oleh warga mengenai dugaan oknum GGD yang kerap mengambil start liburan lebih awal.

“Saya rasa masalah ini harus dicek kebenarannya oleh instansi terkait. Kalau memang ini benar adanya jelas harus diberi sangsi yang tegas supaya kejadian ini tidak terulang kembali,"pungkasnya. (okt)