Pembangunan PLBN di Sungai Kelik Jadi Momen Masyarakat Perbatasan

Heri Jamri

SINTANG | Sintangpost.com- Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sungai Kelik Kabupaten Sintang menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Hal itu diwujudkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan PLBN Terpadu di seluruh Indonesia.

Kabupaten Sintang sendiri mendapat porsi PLBN yang direncanakan akan dibangun dengan tipe B. Atas dibangunnya PLBN di Sintang dengan tipe B ini disambut baik anggota DPRD Sintang Heri Jambri.

Heri menilai dengan dibangunnya PLBN itu sendiri akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Sebab, adanya perdagangan lintas batas yang berkeadilan dengan negara tetangga. Dengan begitu, pembangunan PLBN ini diharapkan akan memberikan tingkat keamanan yang lebih bagi tapal batas di Kabupaten Sintang.

"Kita harapkan PLBN ini dapat membangun daya saing bagi masyarakat perbatasan secara sosial ekonomi,"Kata Heri Jambri, Jumat (18/10/2019).

Menurut Legislator Ketungau ini PLBN yang akan dibangun nantinya sangat penting sebagai salah satu upaya untuk menjalankan visi dan misi Presiden Jokowi yang sinergi dengan visi dan mis bupati Sintang jarot Winarno yakni membangun dari wilayah perbatasan.

Selain untuk untuk mewujudkan keamanan di wilayah perbatasan, lanjutnya juga berfungsi untuk mengatur lintas batas manusia. Tak hanya itu, tujuannya juga untuk membangun perbatasan sebagai pusat pertumbuhan baru.

“Intinya, pembangunan PLBN ini merupakan salah satu upaya untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa kita ini serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di perbatasan,” jelasnya.

Legislator yang juga ketua DPC Hanura ini berpesan kepada masyarakat sekitar yang terkena damak pembangunan PLBN ini untuk dapat kiranya menjaga serta merelakan tanahnya untuk diangun. Sebab dukungan dari masyarakat sekitar juga sangat diperlukan.

“Saya berpesan kepada warga sekitar untuk dapat berpartisipasi guna terwujudnya pembanguna dikawasan perbatasan yang merupakan garda terdepan masyarakat yang ada di daerah perbatasan,”pesannya. (okt)