Peringati HKN ke 55, Momen Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
SINTANG I Sintangpost.com- Anggoat DPRD Kabupaten Sintang Mainar Puspasari mengatakan Kesehatan merupakan investasi dan hak seluruh masyarakat, termasuk ibu melahirkan serta bayinya.
Maka kelalaian yang mengakibatkan kematian merupakan tindakan pelanggaran sangat berat dan berdampak besar pada masa depan suatu daerah.Hal tersebut dikatakannya menyikapi peringatan HKN ke 55.
Dikatakannya dalam rangka percepatan penurunan angka kasus kematian ibu dan bayi, kata Mainar Pemkab Sintang melalui instansi terkait harus tetap mengupayakan dengan memberi bukti nyata dengan pelayanan kesehatan di setiap daerah.
"Jadi jangan ada lagi tindakan yang merugikan ibu dan bayi saat melahirkan. Sebab fasilitas kesehatan sudah hampir merata di setiap daerah meskipun belum memadai,"jelas Mainar.
Anggota dewan berkerudung ini juga mengajak peran serta ibu melahirkan untuk sering memeriksakan bayinya ke pusat pelayanan terdekat. Dengan begitu perkembang pertumbuhan bayi bisa dilihat.
"Saya mengajak masyarakat khususnya ibu untuk tetap melakukan pengecekan intensif terutama faksin cacar,"jelasnya.
Politisi Demokrat ini juga meminta kepada dinas terkait untuk tetap melakukan sosialisasi pentingnya pemeriksaan ke pelayanan kesehatan terdekat.
"Dengan sering melakukan sosialisasi kita berharap kedepan turunnya kematian ibu hamil, melahirkan, nifas dan kematian bayi baru lahir di Kabupaten Sintang," harapnya.
Sementara itu kepala dinas kesehatan Kabupaten Sintang Sinto Linoh berharap peringatan HKN ke 55 ini dapat menjadi momen masyarakat di Kabupaten Sintang untuk lebih sadar akan pentingnya kesehatan terutama ibu yang melahirkan.
"Khusu ibu melahirkan sosialisasi terus kita lakukan baik diperkotaan sampai kepelosok daerah di kabupaten Sintang,"tukasnya. (Okt)









Komentar