Kualitas Air PDAM Belum Layak Konsumsi
SINTANG I Sintangpost.com- Rombongan Pansus I DPRD Sintang meninjau operasional PDAM Tirta Senentang di Kecamatan Sintang, Selasa (12/11/2019) kemarin.
Tujuan peninjauan para wakil rakyat tersebut untuk memastikan sistem distribusi air bersih yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum dalam melayani pelanggan di wilayah Sintang berjalan dengan baik.
Didampingi Direktur PDAM Jane Elisabet Wuysang, Pansus I DPRD yang diketuai oleh Alpius, dengan wakil ketua pansus I Billy Welsan, bersama anggotanya Marko dan Anastasia mengecek langsung kualitas air serta beberapa peratan yang dimiliki PDAM. Peninjauan tersebut juga sebagai tindak lanjut Raperda penyertaan modal PDAM kepada Pemerintah daerah Sintang tahun 2020.
Ketua Pansus Satu DPRD Sintang Alpius mengatakan kunjungan Pansus bertujuan melihat langsung operasional PDAM Tirta Senentang dengan harapan kedepan pelayanan air bersih ini bisa lebih baik kedepannya.
"Peninjauan ke lokasi ini terkait dengan Raperda yang masih kita godok bersama PDAM Tirta Senentang,"kata Alpius.
Dalam peninjauan tersebut kata Politisi PKB tersebut mengatakan bahwa kualitas air bersih milik perusahaan plat merah semakin baik, hanya saja sampai saat ini belum layak dikonsumsi masyarakat melainkan hanya bisa dipakai untuk MCK.
"Kita berharap kedepan melalui penyertaan modal yang diberikan pemerintah kepada PDAM sebesar 4,1 Miliar pelayanan semakin baik termasuk kualitas airnya,"ujar Alpius.
Selain itu, distribusi air bersih dari PDAM, lanjut dia, memang belum menjangkau seluruh wilayah kecamatan di Bumi Senentang. Terutama kecamatan-kecamatan pesisir dan pedalaman.
“Masih banyak daerah yang belum terjangkau air PDAM. Itu yang akan menjadi salah satu prioritas utama kami di Dewan," sambungnya.
Alpius berharap, pembahasan rencana tambahan penyertaan modal tersebut bisa cepat direalisasikan, agar tahun depan Sintang mendapat dukungan 2.500 sambungan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
"Harapannya kita dengan penyertaan modal 4,1 miliar pelayanan harus maksimal. Terutama kualitas airnya, "tutup Alpius. (Okt)









Komentar