Terry: UNBK Terkesan Dipaksakan

Terry Ibrahim

SINTANG | Sintangpost.com- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Sintang telah dilaksanakan 100 persen. Termasuk sekolah yang berada di pelosok. Namun hal tersebut belum tepat, karena fasilitas masih sangat terbatas.

Wakil ketua DPRD Sintang Terry Ibrahim menilai kebijakan pemerintah tersebut dianggap tergesa-gesa lantaran sebelumnya pemerintah tidak pernah melakukan survei. Survei itu terkait kelayakan sekolah dalam melakukan UNBK.

“Saya rasa kebijakan ini harus dievalusi kembali sebab jika melihat kondisi pendidikan di Sintang masih banyak kekurangan seperti sekolah-sekolah yang ada di pedalaman,”kata Terry.

Terry menilai, tak siapnya UNBK di Sintang karena masalah infrastruktur yang belum merata di kecamatan. Misalnya masih banyak sekolah di Sintang yang belum tersedia fasilitas laptop.

“Mungkin karena banyak sekolah di Sintang yang belum bisa menggunakan laptop. Banyak murid yang belum bisa menggunakan laptop karena mereka tinggal di daerah pinggiran atau desa yang sulit dijangkau sinyal yang bagus,” bebernya.

Kedepan hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Karena siswa akan memperoleh prestasi dengan baik dan dapat bersaing dengan siswa yang lain. Ketika ditunjang dengan fasilitas yang memadai.

“Kalau kita mau jujur kondisi sokolah kita yang ada di pedalaman Sintang masih jauh dari yang diharapkan. Nah kondisi ini yang haru diperhatikan kedepannya supaya pelajar kita yang ada dipedalaman bisa mendapatkan haknya yang sama seperti di kota,”pungkasnya. (okt)