1 Oktober 2018, RSUD Ade M Djoen Sintang Pindah

SINTANG | Sintangpost.com- Terhitung 1 Oktober 2018 pelayanan rumah sakit Ade M Djoen Sintang di jalan YC Oevag Oeray baning kota Sintang resmi pindah.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Kurniawan menjelaskan bahwa Pemkab Sintang sudah komit untuk memindahkan pelayanan kesehatan ke gedung baru di Jalan YC Oevang Oeray.

“Berdasarkan surat pemberitahuan dari Direktur RSUD AM Djoen, maka per 1 Oktober 2018. Manajemen RSUD AM Djoen Sintang akan memindahkan pelayanan manajemen dan Instalasi Rawat Jalan ke RSUD AM Djoen di Jalan YC Oevang Oeray,”kata Kurniawan.

Kurniawan menghimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Sintang yang sudah mengetahui informasi ini untuk membantu menyampaikan kepada yang lainnya. Jangan sampai pada 1 Oktober 2018 nanti, masih ingin mendapatkan pelayanan rawat jalan tetapi datangnya ke gedung lama di Jalan Patimura.

Sebelumnya Sabtu, 4 Agustus 2018 yang lalu, Bupati Sintang Jarot Winarno melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang dan penanaman pohon.

Kehadiran rumah susun di lokasi RSUD Rujukan AM. Djoen yang baru ini sangat membantu bagi para karyawan dan bahkan tidak hanya untuk karyawan saja. Rusun ini juga menjadi rumah singgah bagi keluarga pasien yang datang dari jauh luar kota Sintang yang tidak dapat menginap diluar,”kata Jarot.

Rumah susun RSUD AM Djoen Sintang yang sedang dikerjakan tersebut dibangun diatas lahan seluas 2.834 meter persegi, dengan dimensi bangunan memiliki panjang 12,75 meter, dan lebar 61,25 meter, memiliki tipe 36 dengan spesifikasi tiga lantai, hunian sebanyak 42 unit.

“Secara spesifik pembangunan rumah susun ini. Rumah susun ini pada lantai satu ada bangun 10 unit hunian, dengan diberikan fasilitas publik seperti minimarket, mushola, ruang serbaguna, dan ruang pengelola. Lantai dua dan lantai tiganya dibangun masing-masing memiliki 16 unit hunian.

Direktur Ade M Joen Sintang dr Rosa saat meresmikan gedung baru RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang mengatakan soft opening dan pemindahan bertahap RSUD dari gedung lama ke gedung baru sudah selayaknya dilakukan meski harus bertahap.

“Selama ini RS Ade M Joen Sintang sudah tidak resprentatif lagi, baik dari ruang pasien maupun parkir yang sempit,”tandasnya. (okt)