Banyak Aduan Terkait Sistem Pengamanan

Komisi B DPRD Sintang Tinjau Parkir RS Ade M Joen Sintang

SINTANG | Sintangpost.com- Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hartono Bejang  memimpin langsung kegiatan kunjungan kerja beserta para anggota komisi B lainnya ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Ade M Djoen Sintang, kemarin.
Kunjungan tersebut adalah respon dan bentuk peduli anggota DPRD Sintang terhadap kinerja RSUD Ade M Djoen Sintang. Dengan spontan komisi B menindaklanjuti banyaknya keluhan-keluhan masyarakat tentang fasilitas kesehatan, pelayanan ksehatan dan sering terjadinya kehilangan kendaraan bermotor di area parkiran RSUD Ade M Djoen Sintang.
Rombongan komisi B disambut dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rossa Trifina yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Sintang Hary Sinto Linoh.
Pada kesempatan tersebut,  Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hartono Bejang, meminta kepada direktur RSUD, Rossa Trifina, untuk ebih aktif dan tanggap dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap para pasien yang rawat inap di RSUD Ade M Djoen Sintang.
“Kita inginkan pelayanan public di RSUD berjalan dengan lancar dan aman. Yang tidak kita inginkan adanya keluhan akan pelayanan perawat terhadap pasien yang ditangani di RSUD Ade M Djoen Sintang,” kata dia.
Kemudian, Hartono Bejang juga menyoroti beberapa peristiwa yang belakangan ini terjadi di RSUD Ade M Djoen Sintang. Salah satunya, sering terjadinya kehilangan kendaraan roda dua di area parkiran RSUD.
“Beberapa waktu lalu kita ada menerima keluhan dari masyarakat terhadap RSUD Ade M Djoen, keluhan itu pun terkait banyak hilangnya kendaraan roda dua di area parkiran,” kata dia.
Bejang meminta kepada pihak RSUD Ade M Djoen untuk lebih intensif lagi dalam melakuka pengawasan serta penjagaan. “RSUD tentunya memiliki petugas keamanan dan petugas parkir. Kedua petugas itu harus lebih di intensifkan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat yang berkunjung di RSUD ini,” tuturnya.
Pengelolaan parkir, kata Bejang,  mestinya dilakukan oleh pihak RSUD itu sendiri. Namun, jika memang tidak memiliki kemampuan untuk mengelola parkir di area RSUD Ade M Djoen, pihak RSUD bisa menyerahkanya kepada pihak ketiga. “Kalau tidak mampu, bisa diserahkan kepada pihak ketiga untuk mengelola peparkiran di area RSUD itu,” katanya.
Sebab, kata Bejang, pihaknya tidak ingin lagi mendengar adanya peristiwa kehilangan kendaraan roda dua di area parkiran RSUD tersebut.  “Masyarakat yang berkunjung tentunya ingin merasakan pelayanan yang aman dan nyaman. Maka dengan diserahkan kepada pihak ketiga, saya yakin pengelolan parkir di aera RSUD dapat terjaga,” kata dia.
Ditempat yang sama, Direktur RSDU Ade M Djoen Sintang, Rossa Trifina mengaku bahwa sebelum rombongan Komisi B DPRD Sintang berkunjung di RSUD, pihaknya memang sudah memiliki wacana untuk menyerahkan pengelolaan parkir area RSUD kepada pihak ketiga. Sebab, hingga saat ini pihaknya RSUD masih sangat mengalami kekurangan SDM untuk lebih intens dalam melakukan pengawasan dan pengamanan di lingkup RSUD Ade M Djoen Sintang.
“Ya, kedepan akan kita serahan kepada pihak ketiga. Tetapi untuk saat ini masih sebatas wacana saja, karena perlu kajian-kajian mendalam untuk mewujudkan hal tersebut,” tuturnya.
Sementara, satu diantara Anggota Komisi B DPRD Sintang, Romeo meminta kepada pihak RSUD segera menyiapkan beberapa usulan dalam pengelolaan area parkir di RSUD Ade M Djoen Sintang. Sehingga, dapat segera dilakukan pembahasan di DPRD Sintang.
“Segera siapkan usulan itu, kita akan tunggu di DPRD Sintang untuk dilakukan pembahasan secara rinci,” pintanya.
Kemudian, Romeo juga memita kepada pihak rumah sakit untuk segera membenahi area parkiran. “Setidaknya ditata lebih baik lagi area parkinya, jangan sampai ada kesan semerawutan,” pintanya.(okt)