82 Sekolah di Sintang Ikut Sosialisasi PPDB

Sebanyak 82 Perwakilan Sekolah Melakukan Rapat Evaluasi PPDB di Balai Pegodai

SINTANG | Sintangpost.com- Banyaknya keluhan masyarakat terkait proses pelaksanaan Penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 yang baru saja usai, membuat dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang melakukan rapat kepada 82 perwakilan sekolah yang ada di kabupaten Sintang.

Rapat yang bertujuan untuk evaluasi terhadap PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Sistem Zonasi serta Sosialisasi Pengisian Blanko Ijazah tahun 2019 tersebut dipimpin Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang, Ernawati di Balai Pegodai, Senin (22/07/2019).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang, Ernawati mengatakan Rapat Evaluasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Sistem Zonasi dikarenakan masih banyak kepala sekolah yang belum memahami PPDB yang baru diterapkan pemerintah.

“Makanya kita memanggil para perwakilan sekolah supaya dapat lebih mengerti terkait proses PPDB yang sudah diterapkan pemerintah pusat,”katanya.

Menurut Ernawati dalam Permendikbud nomor 51 tahun 2019 telah diatur bahwa penerimaan murid baru dilakukan lewat tiga jalur, yakni zonasi (jarak rumah dengan sekolah) dengan kuota minimal 90 persen, prestasi dengan kuota maksimal 5 persen dan jalur perpindahan orang tua dengan kuota maksimal 5 persen.

“Penerapan sistem zonasi mengharuskan calon peserta didik untuk menempuh pendidikan di sekolah yang memiliki radius terdekat dari domisilinya masing-masing. Salah satu tujuan sistem zonasi untuk pemerataan kualitas pendidikan dan menghapus stigma sekolah favorit,”jelasnya.

Selain melakukan evaluasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Sistem Zonasi, pada kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi pengisian blanko ijazah berdasarkan surat edaran NOMOR5951/D/KS/2019 tentang Pedoman Pengisian Blanko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kita berharap dengan kegiatan ini banyak sekolah yang memagami PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Sistem Zonasi ini sehingga pelaksanaannya tahun depan tidak mendapatkan kendala yang berarti,”tukasnya. (okt)