9 Februari, Pemkab Sintang Launching Kampanye Cegah Stunting
SINTANG | Sintangpost.com- Pemerintah Kabupaten Sintang merencanakan melakukan kampanye pencegahan stunting dan germas hidup sehat pada Jumat 9 Februari 2018 mendatang.
Untuk memantapkan rencana tersebut, Pemkab Sintang melaksanakan rapat persiapan di Ruang Rapat sekretaris Daerah yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah.
“Saya sudah menugaskan Kepala Bappeda untuk belajar cara dan strategi menurunkan angka stunting ke Vietnam. Yang mana disana kampanye dan gerakan cegah stunting sudah sampai ke desa dan dusun,”kata Yosepha.
Menurutnya gerakan pencegahan stunting dan germas hidup sehat dikabupaten Sintang jangan hanya semonial semata tetapi gerakan ini bisa berkelanjutan mengingat angka stunting di Sintang cukup besar yang sekaligus menunjukkan angka kesehatan masyarakat kita belum baik.
“Untuk saat ini kita sudah mengarahkan seluruh OPD untuk membuat spanduk dan baliho kampanye pencegahan stunting. Saya ingin kampanye ini dilakukan sampai ke desa-desa,”terangnya.
Kepala Bappeda Kartiyus menjelaskan bahwa dalam melakukan kampanye cegah stunting dan germas hidup sehat ini, Pemkab Sintang akan bekerjasama dengan pihak swasta.
“Data kasus stunting per 2016 cukup tinggi terjadi di Puskesmas Serawai, Puskesmas Jelimpau, dan Puskesmas Nanga Mau. Di Indonesia ada 9 Juta orang mengalami stunting karena kekurangan gizi.Kerugian negara akibat stunting 300 triliun per tahun.Maka stunting harus dicegah,”katanya.
Kartius berharap melalui kampanye yang akan digelar 9 februari mendatang semua elemen harus bahu membahu mencegah stunting dengan memperhatikan gizi, air bersih dan sanitasi” terang Kartiyus.
“Stunting turun, ekonomi meningkat. Kita akan libatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat. Bahkan siapapun yang peduli dengan stunting ini. Pokoknya kita akan melibatkan sebanyak-banyaknya orang. Kita harus keroyokan mencegah stunting ini,” tegas Kartiyus.
Selly Gathiedari Dinas Kesehatan sekaligus seski acara dalam kegiatan kampanye menjelaskan bahwa pihaknya sudah merancang kegiatan dan acara sebaik mungkin.
“Kita tidak akan berhenti pada saat kampanye atau launching saja. Setelah itu kita akan terus bergerak. Pada tanggal 9 Februari 2018 nanti kita akan isi dengan orasi khusus tentang stunting, gerakan masyarakat hidup sehat dan 1000 hari pertama kehidupan, jalan sehat, senam massal, pemeriksaan kesehatan gratis,”tukasnya. (okt)









Komentar