Askiman Dorong Investor Selesaikan Dampak Sosial Investasi
SINTANG | Sintangpost.com- Wakil Bupati Sintang Askiman meminta kepada investor perkebunan kelapa sawit untuk serius membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan investasi perkebunan.
Menurut Askiman kondisi sosial masyarakat harus menjadi perhatian oleh perkebunan. Dimana saat pemindahan kepemilikan serring terjadinya konflik antara masyarakat dan perusahaan
“Pemda seharusnya ikut campur mengawasi pemindahan tangan pemilik perusahaan. Karena biasanya kebijakan perusahaan juga akan berubah,”kata Askiman saat melakukan Dialog Luar Studio RRI Sintang dengan Tema "Pembangunan Perkebunan Sawit Berkelanjutan" di Balai Pegodai, “Jumat (11/1).
Pemerintah Sintang lanjut Askiman mendorong semua perusahaan meningkatkan kualitas kebun serta melakukan evaluasi terhadap luas perkebunan dengan luas ijin yang diberikan.
“Kalau masih ada lahan dikawasan yang sudah diberikan ijin tetapi tidak digarap. Itu masuk penelantaran lahan. Kalau perlu lahan itu dikembalikan kepada masyarakat,”jelas Askiman.
Saat ini kata Askiman ada banyak perusahaan hanya bisa menanam tetapi tidak ada pabrik tentu hal tersebut menjadi kendala dilapangan.
“Pasar luar negeri khususnya eropa sekarang sudah mulai melihat dampak lingkungan perkebunan kelapa sawit tentu ini menjadi perhatian kita bersama,” tambah Askiman.
Menurut Askiman konsep Kabupaten Lestari memerlukan komitmen semua pihak baik masyarakat maupun investor.
“Kedepan saya juga tidak mau mendengar kalau perusahaan hanya pelihara jalan kebun inti sementara jalan kebun plasma dibiarkan.
Kita juga bersyukur investor mau masuk ke Sintang dan membawa dampak positif. Tetapi dampak negatif harus kita selesaikan,” tutup Askiman. (slh)









Komentar