Bupati Berharap Peringatan Hari Kartini Bukan Sekadar Seremonial

DSC_2297SINTANG I Sintangpost.com-Bupati Sintang Milton Crosbi M Si  mengatakan, dengan semangat Kartini dewasa ini perlu peningkatkan melalui peran perempuan untuk mewujudkan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan bertakwa.”Demikian di katakana Milton dalam sambutanya di hari Kartini yang ke 133 di Gedung Pancasila Selasa (21/4).

Melalui peringatan ini, Milton berharap bukan sekadar acara seremonial serta mengenang jasa dan perjuangan RA Kartini. Namun dapat memberikan manfaat bagi upaya memperluas kesempatan kaum perempuan menikmati hak-haknya.

”Peringatan Hari Kartini dimaksudkan untuk memperjuangkan emansipasi perempuan agar harkat dan martabat kaum wanita mampu berdiri sejajar dengan kaum laki-laki. “bebernya.

Menurut dia, perempuan tidak akan pernah dapat dipisahkan dengan keluarga. Peran perempuan dalam keluarga bukan sesuatu yang rendah nilainya, sebaliknya justru sebuah peran yang sangat mulia yaitu sebagai pendidik generasi masa depan.

“Kartini berjuang agar perempuan sejajar dengan pria bukan untuk menyamai persis atau bahkan menyaingi. Bagaimanapun perempuan berbeda dengan laki-laki, baik secara fisik maupun naluri. Perbedaan ini untuk saling melengkapi bukan untuk mendeskriditkan atau memarjinalkan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya Milton mengajak kaum perempuan untuk mewujudkan mimpi Kartini, memperjuangkan perempuan memperoleh hak-haknya tanpa mengabaikan prinsip saling menghargai, menghormati, dan melengkapi antara kaum laki-laki dengan kaum perempuan ”Ajaknya.

Ketua panitia Yosepa Sepina Biong mengharapkan kaum hawa dapat meneruskan perjuangan RA Kartini dalam upaya mengembangkan kedudukan dan perannya juga dalam mendidik anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dia mengharapkan perempuan Di Sintang akan berkembang menjadi manusia yang memiliki kemampuan berpikir dan bertindak secara rasional, selakumitra yang handal . Perempuan harus bisa memainkan peran gandanya dengan baik seperti, dalam kehidupan keluarga , sebagai ibu bersama suami membentuk masa depan anaknya . Sebagai pendidik utama dan pertama menuju kedewasaan yang seutuhnya baik jasmani, rohani dan sosial bagi anak,”tukasnya (okt)