Lihat Poros Yang Dibangun

Dewan Akan Tinjau Pembangunan Jalan Serawai-Ambalau

Salah Satu Ruas Jalan Serawai Ambalau Yang Rusak

SINTANG | Sintangpost.com- Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang dalam waktu dekat bakal menjadwalkan peninjauan pembangunan ruas jalan Serawai-Ambalau. Dewan ingin melihat langsung proses pengerjaannya, karena jalan tersebut  sangat dibutuhkan masyarakat.

“Komisi B belum dapat menerima penjelasan Dinas Pekerjaan Umum untuk pembangunan jalan Serawai-Ambalau.  Maka kita akan menjadwalkan peninjauan langsung,” kata anggota Komisi B DPRD Sintang, Alan, ditemui usai menggelar rapat dengan dinas PU Sintang, Kamis (2/3) Kemarin.

Menurut Alan Komisi B secara kasat mata ingin mengetahui poros jalan yang dibangun. Sementara ke Serawai-Kemangai sudah 50 persen dikerjakan. Pengerjaannya melanjutkan pekerjaan ditahun 2015.  “Kalau membangun jalan poros, poros mana yang dikerjakan. Atau hanya melanjutkan pekerjaan tahun 2015,” kata Alan.

Alan sebagai anggota DPRD dapil Serawai-Ambalau menginginkan jalan yang dibangun dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak. Karena itu, pembangunannya harus dikerjakan sesuai dengan perencanaan yang dibuat. Tidak boleh dikerjakan secara asal. Pasalnya, jalan merupakan akes penting dalam membuka keterisolasian wilayah Serawai-Ambalau.

Seperti diketahui,  Serawai-Ambalau merupakan dua kecamatan diperhuluan Sintang. Akses kedua wilayah tersebut banyak mengandalkan transportasi sungai. Jalan daratnya masih sangat minim. Karena itu, kunjungan Bupati Sintang  pada 2016 menempuh jalan darat sampai ke  Kemangai, ibukota kecamatan Ambalau menjadi sejarah, mobil bisa sampai kesana.

Menurut Alan, selain melihat pembangunan jalan Serawai-Ambalau, berbagai infrastruktur fisik penunjang akses masyarakat juga akan dilihat. Seperti akses jembatan. Yakni jembatan tempe yang sudah hancur.

Ia menambahkah di lokasi jembatan kini juga terlihat ada timbunan. Namun tanah biasa yang ditimbunkan. Kondisi barau juga demikian. Tidak maksimal. Instansi terkait diharap dapat tanggap karena pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan tidak bisa sembarang.

Ketua Komisi B DPRD Sintang Harjono Bejang membenarkan pihaknya berencana meninjau langsung progres pembangunan jalan Serawai-Ambalau, berpagu Rp 10 miliar itu. Kendati dinas PU sudah menjelaskan saat rapat bersama dengan Komisi B, namun dewan melihat penjelasan kurang konkrit. “Kunjungan ini juga berdasar masukan kawan dewan asal dapil sana,” katanya (okt)