Sintang Raih WTP ke Tujuh

Bupati Sintang Jarot Winarno Menerima Penghargaan WTP dari Perwakilan BPK RI di Pontianak, Selasa (28/5)

SINTANG |Sintangpost.com- Layaknya permainan sepak bola dalam perolehan gol berturut-turut, Pemerintah Kabupaten Sintang di bawah kepemimpinan JAS (Jarot-Askiman), sukses menorehkan “hattrick” (tujuh kali beruntun) meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Opini positif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Kalimantan Barat tersebut, diberikan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan Pemkab Sintang tahun anggaran 2018.

Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan, patut diapresiasi, dan dipertahankan. Penghargaan berupa opini WTP diserahkan Ketua BPK RI Perwakilan Kalbar Joko Agus Setyono kepada bupati Sintang Jarot Winarno didamping Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward di Kantor BPK RI Perwakilan Kalbar Jalan A. Yani Pontianak, Selasa (28/5/19) pagi.

Bupati Sintang Jarot Winarno usai pemberian WTP mengatakan bersyukur bahwa kabupaten Sintang bisa menpertahankan WTP yang ketujuh kalinya. Tentu predikat WTP tidak terlepas dari kerja keras eksekutif maupun legislatif.

“Alhamdulillah kita masih mendapat opini WTP yang ke-7 kali, tetapi tentu seperti pesan kepala perwakilan BPK tadi bawa yang sudah WTP itu masih banyak aspek aspek yang perlu disempurnakan terutama manajemen aset temuan-temuan di berbagai kegiatan pembangunan lalu dana BOS dan lain sebagainya.”ungkap Jarot.

Menurut Jarot, WTP ini bukan hanya sekadar penghargaan, namun juga harus membuat penyelengaraan sebanding dengan prestasinya. Banyak hal yang akan diperbaiki, terlebih hal kecil yang dapat mengganggu.

"Memang belum 100 persen, tapi diupayakan yang sedikit-sedikit itu harus selesai," tuturnya.

Jarot berharap agar ke depan dalam mengurus hal keuangan semakin meningkat. Baik OPD maupun semua kompenen
didalamnnya. Terlebih dalam membantu memasukan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Mendapat opini WTP ke tujuh kali ini bukan tanpa diperjuangkan. Kalau sudah beberapa kali dapat penghargaan seperti ini, maka kualitas harus semakin baik. Istilahnya jurus harus bertambah," tandasnya.

Jarot juga mengingatkan pada seluruh OPD agar tetap memperhatikan kaidah. Sehingga tetap berada di jalur yang benar. "Bahkan OPD kita mampu menjawab semua dengan data yang valid. Semoga apa yang dicapai dapat dipertahankan," tutupnya. (okt)