Bupati Sampaikan LKPj 2016 ke DPRD SIntang

Bupati Jarot Menyerahkan Nota LKPJ Tahun 2016 ke DPRD Sintang

SINTANG | Sintangpost.com- Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menggelar rapat paripurna Ke-5 masa persidangan I dalam rangka penyampaian Laporan keterangan Pertanggungjawaban Bupati Sintang Tahun 2016, Selasa (25/4/2017).

Rapat paripurna tersebut di laksanakan di ruang Sidang DPRD Sintang dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward juag dihadiri bupati Sintang Jarot Winarno. tampak juga hadir Sekda Sintang Yosefah Hasnah, Forkopinda serta anggota DPRD lainnya.

Ketua DPRD Jefray menyebut LKPJ Bupati selaku kepala daerah disampaikan tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Hal itu sesuai diamanatkan pasal 69 dan 71 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2007 tentang laporan penyelenggara pemerintah daerah kepada pemerintah.

Jefray juga mengatakan guna menindaklanjuti laporan keterangan Pertanggungjawaban kepala daerah yang disampaikan maka sesuai dengan tata tertib, DPRD akan melakukan pembahasan secara internal melalui pembentukan panitia Pansus dengan rapat-rapat kerja sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Untuk itu saya selaku pimpinan menghimbau kepada Pansus yang nantinya terbentuk agar meleksanakan tugas sesuai dengan amanah yang diberikan, dengan sesksama melakukan pengkajian terhadap laporan keterangan Pertanggungjawaban kepala daerah,”jelasnya.

Bupati Sintang Jarot Winarno, dalam nota pengantar LKPj Tahun Anggaran 2016, memaparkan gambaran umum Kabupaten Sintang peningkatan kualitas kesehatan, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan ketahanan pangan, serta peningkatan pelayanan publik dan kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah.

Jarot menyadari, dalam pelaksanaan pembangunan selama 2016 belum memenuhi seluruh aspirasi masyarakat, dan menyelesaikan seluruh persoalan yang terjadi. "Hal ini karena tidak semua aspirasi masyarakat dan persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat," ujarnya.

Lebih Jauh Jarot mengatakan pada tahun 2016 yang lalu pemerintah kabupaten Sintang mengalami masa transisi dimana adanya peemilihan kepala daerah di bumi Senentang. Jarot meyakini bahwa masa transisi tersebut tidak akan berpengaruh besar terhadap sistem pemerintahan di Kabupaten Sintang.

“Kita akui pada tahun 2016 adalah masa transisi, namun saya yakin tetap akan melanjutkan program yang telah digagas oleh pemerintahan terdahulu dan akan terus dilanjutkan. Ini semua demi kesejahtraan masyarakat di Bumi Senentang ini,”tandas Jarot.(okt)