Cegah Penyebaran Covid-19, Tiga TKI Yang Kembali Lewat “Jalur Tikus” Dikarantina

Kepala BPBD Sintang, Bernhad Saragih

SINTANG | SintangPost.com – Untuk melakukan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Sintang bersama TNI Polri melakukan berbagai upaya termasuk menjaga ketat jalur keluar masuk ke Malaysia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang, Bernhad Saragih mengungkapkan daerah perbatasan yang ada di Kabupaten Sintang telah dijaga ketat baik dari Koramil, Polsek maupun Satpamtas.

“Ada 10 jalur tikus yang terkontrol dengan baik. Semua dijaga, jadi siapapun yang masuk dan keluar akan terpantau. Ini kita lakukan untuk mencegah Covid-19 ini menyebar di Sintang,” ujarnya ketika di temui di ruang kerjanya, Senin (14/04/2020).

Bernhad Saragih menyampaikan belum lama ini ada tiga orang Tenaga Kerja Indonea (TKI) yang baru saja pulang dari Malaysia dengan menggunakan jalur tikus.

“Tapi mereka bukan warga Ketungau, mereka berasal dari Lombok dan Sulawesi. Yang warga Ketungau memang ada ke Malaysia namun belum kembali hingga saat ini,” ucapnya.

Bernhad Saragih yang juga saat ini menjabat Sekretaris Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 ini memastikan ketiga TKI yang baru saja tersebut telah dikarantina mandiri di Ketungau Hulu.

“Karena mereka baru saja pulang dari Malaysia yang berstatus zona merah, maka mereka wajib dikarantina. Disana mereka diisolasi di Puskesmas Senaning lama,” katanya.

Mengenai biaya kehidupan sehari-hari, Bernhad Saragih mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang akan menanggung seluruh kebutuhan makan dan minum tiga warga luar Kalbar ini selama masa karantina 14 hari.

“Meskipun mereka masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) tetapi mereka tetap dikarantina. Untuk biaya makan minum semua ditanggung oleh gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19. Ini upaya kita untuk menjaga Kabupaten Sintang agar selalu dalam zona hijau,” pungkasnya. (Coe)