Terri: Akan Kita Akomodir Melalui APBD Sintang

HOREE….Pemkab Naikan Insentif Tenaga Penyuluh Agama

Terri Ibrahim

SINTANG | Sintangpost.com- Pemerintah Kabupaten Sintang akan mengalokasikan insentif tambahan bagi tenaga penyuluh agama. Hal tersebut dikatakan langsung oleh bupati Sintang Jarot Winarno usai menghadiri kegiatan GKE Regional II di gedung Cadika, Senin (20/11).

Jarot mengakui insentif yang diterima bagi penyuluh agama katolik, protestan maupun islam masih dirasa masih sangat minim. Hal tersebut dipandang perlu sebab tenaga penyuluh agama memiliki beban kerja yang sangat besar dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.

“Selama ini insentif para penyuluh agama yang mereka terima hanya 500 ribu perbulannya. Belum lagi beban kerja serta jarak tempuh. Tentu kedepannya akan kami kaji kenaikannya,”janji orang nomor satu di bumi senentang ini.

Untuk itu lanjut mantan dokter ini pihaknya bersama kementrian agama kabupaten Sintang masih mengkaji regulasi kenaikan besaran insentif yang akan diterima nantinya.

”Soal berapa besarannya masih kita pikirkan. Yang jelas untuk insentif tenaga penyuluh agama ini tetap akan kita naikan,”jelas Jarot.

Jarot berharap penambahan insentif untuk penyuluh agama ini dapat memotivasi tenaga penyuluh agama di Sintang. Dan pada akhirnya, kualitas pendidikan di daerah ini semakin maju dan berkembang,”tukasnya.

Terpisah wakil ketua DPRD Sintang Terri Ibrahim menyambut baik rencana pemerintah Sintang menaikan insentif bagi tenaga penyuluh agama. Menurutnya kenaikan insentif ini sudah seharunya dinaikan.

“Kita menyadari bahwa untuk menyampaikan dakwah maupun khotbah dari satu tempat ketempat yang lain mobilitasnya sangat tinggi sekali, bahkan untuk keperluan transportasi saja tidak mencukupi,” ujarnya.

Sebagai lembaga politik kata Teri, pihaknya akan mengakomodir melalui APBD Sintang terhadap kenaikan insentif bagi tenaga penyuluh agama ini.

“Bayangkan saja apabila tenaga penyuluh agama ini tidak kita pasilitasi secara memadai bagaimana mungkin kualitas peningkatan pendidikan bisa terakomori. Tentu ini menjadi perhatian kami di DPRD Sintang,”tukasnya. (okt)