Pansus I DPRD Evaluasi Kinerja PDAM, Mainar : Peningkatan Pelayanan Air Harus Meningkat

Mainar Puspasari

SINTANG I Sintangpost.com- Kinerja PDAM Tirta Senentang mendapat sorotan dari Panitia Khusus DPRD Sintang. Sebab kinerjanya selama ini dianggap belum maksimal. Hal tersebut disampaikan melalui rapat dengar pendapat diruang komisi DPRD Sintang, Senin (11/11/2019).

Anggota Panitia Khusus (Pansus) satu DPRD Sintang Mainar Puspasari mengatakan selama ini pelayanan air minum milik pemerintah daerah belum maksimal.

"Kami anggap pelayanan PDAM ini belum maksimal. Sebab air ini kebutuhan dasar masyarakat. Terlebih pertumbuhan penduduk di Sintang semakin meningkat,"kata Mainar.

Selain menyoroti terhadap kinerja PDAM Tirta Senentang, lanjut Mainar pihaknya masih menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Senentang.

Ini dilakukan mengingat dari tujuh Raperda yang disepakati pemerintah Sintang bersama DPRD belum lama ini melalui paripurna salah satunya membahas tentang Raperda tentang Penyertaan Modal Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Senentang.

Menurutb Politisi Demokrat ini dalam Raperda yang masih digodok pihaknya PDAM berencana mengusulkan  anggaran sebesar Rp 25 miliar sampai dengan 2024.

"Dana sebesar itu diberikan secara bertahap sampai dengan 2024 mendatang. Untuk tahun ini PDAM mengajukan anggaran sebesar Rp 5 miliar,"ujar Mainar ditemui dikantornya, Senin (11/11/2019).

Sejauh ini kata Politisi Demokrat ini pihaknya masih menggodok Raperda PDAM Tirta Senentang bersama pihak PDAM. Pembahasannya sendiri sudah mencapai titik kesepakatan.

"Belum Final. Nanti siang kita sepekati bersama,"jelas wakil rakyat daerah pemilihan Sintang satu ini.

Dalam rapat tersebut, kata Mainar PDAM menyampaikan bahwa tahun lalu dalam pengelolaan keuangan anggaran mengalami devisit. Hal tersebut tentunya menjadi perhatian DPRD.

"Tadi juga PDAM menyampaikan ke kita bahwa ada devisit. Mengenai berapa jumlahnya kami belum banyak mengetahui secara terperinci,"ujarnya.

Mainar mengatakan kedepan PDAM Tirta Senentang dapat melakukan transparansi dan keterbukaan terhadap laporan keuangan. Mengingat peran serta pemerintah daerah terhadap perusahaan daerah selalu mendapat suntikan tiap tahunnya.

Mainar berharap, apa yang dilakukan PDAM Tirta Senentang saat ini mampu membuat masyarakat tetap terlayani dengan baik.

"Kalau mau jujur kualitas PDAM saat ini belum layak dikonsumsi melainkan hanya cukup untuk MCK saja. Kedepan peningkatan pelayanan air minum ini harus lebih ditingkatkan sehingga kepercayaan masyarakat tiap tahunnya semakin meningkat,"tukasnya. (Okt)