Ronny Minta Perketat Pengawasan Perbatasan

Florensius Ronny

SINTANG | SintangPost.com – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19 ) yang melanda Indonesia membuat sejumlah ketakutan dan kepanikan masyarakat. Terlebih lagi dengan adanya beberapa oknum masyarakat yang masih belum menyadari pentingnya melaporkan diri jika baru saja pulang dari daerah zona merah.

Seperti hal yang terjadi di Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang yang warganya ada yang pulang dari Malaysia melewati jalur tradisional. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny yang mengatakan sudah ada beberapa warga Kecamatan Dedai yang pulang dari Malaysia melewati jalur tradisional.

“Saya sudah melaporkan langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Sinto, ada beberapa warga yang merupakan tenaga kerja di Malaysia yang pulang melalui jalan tikus yang ada di daerah perbatasan,” tuturnya.

Florensius Ronny menyampaikan kondisi kesehatan dari warga Kecamataan Dedai yang baru saja pulang dari Malaysia tersebut ada yang mengalami demam. Untuk itu ia menilai perlu ada pengawasan intensif bagi warga Kecamatan Dedai yang baru saja pulang dari Malaysia.

“Malaysia saat ini sudah heboh dengan adanya wabah Covid-19 sehingga banyak pemulangan warga negara Indonesia baik secara legal maupun illegal. Seperti yang terjadi dengan warga Kecamatan Dedai yang menjadi TKI di Malaysia ini, mereka dipulangkan oleh majikannya karena memang adanya wabah ini,” katanya.

Politisi muda dari Partai Nasdem ini berharap setiap jalur baik secara legal maupun illegal dapat dijaga lebih ketat lagi. Hal itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia terutama di Kabupaten Sintang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Banyaknya jalur tikus yang ada di daerah perbatasan menjadi polemik tersendiri. Untuk itu, saya berharap petugas TNI Polri dapat lebih meningkatkan pengawasan di daerah perbatasan,” pungkasnya. (Coe)