Tujuh Fraksi Anggap Serapan Anggaran Pemkab Sintang Lemah
SINTANG | Sintangpost.com- DPRD Kabupaten Sintang Menggelar Rapat Paripurna ke-11 dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sintang terhadap laporan realisasi semester 1 dan prognosis 6 bulan berikutnya APBD kabupaten Sintang tahun anggaran 2016 di ruang Paripurna DPRD Sintang, Rabu (2/8) kemarin.
Rapat yang dipimpin oleh ketua DPRD Sintang Jefray Edward dihadiri oleh bupati Sintang Jarot Winarno serta dihadir oleh Forkopinda yang ada dilingkungan Pemerintah kabupaten Sintang.
Dalam kesempatan tersebut hampir seluruh fraksi yang ada di DPRD Sintang meminta pemerintah lebih serius mengelola anggaran. Pasalnya, penyerapan APBD kebupaten Sintang tahun 2017 dinilai masih lemah.
Seperti yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan, Gerindra, PKB dan Demokrat, PKPI, Nasdem serta Fraksi Amanat Persatuan. Mereka mempertanyakan masalah Silpa dan menyoroti APBD masih belum berpihak pada rakyat. Mereka juga menyorot tajam tentang kinerja para aparat yang masih buruk sehingga anggaran banyak tersisa.
Satu diantara juru bicara Fraksi Demokrat Markus Jembari meminta, APBDP Tahun 2017 hendaknya berpatok pada serapan anggaran murni. Jika serapan anggaran murni masih minim, hendaknya eksekutif tidak mengajukan lagi penambahan di APBD-P.
Menurutnya, waktu untuk penyerapan anggaran dari APBD P ini tinggal beberapa bulan lagi. Dia khawatir, pengajuan anggaran tersebut malah meninggalkan silpa besar.
“Ini sudah bulan Agustus , kita minta pemkab Sintang segera mengevaluasinya,”tukasnya. (okt)









Komentar