Guntur: Rusak Citra Pendidikan di Bumi Senentang

Anggota Dewan Meyayangkan Guru Honorer Tersandung Kasus Narkoba

Honoratus Guntur

SINTANG | Sintangpost.com- Anggota DPRD Sintang, Honoratus Guntur menyayangkan adanya oknum guru agama di Kecamatan Serawai yang tertangkap oleh aparat hukum terkait penyalahgunaan narkotika belum lama ini.

"Sangat kita sayangkan. Meskipun, oknum guru itu adalah honorer tapi sudah merusak citra pendidikan di kabupaten Sintang," kesal Guntur, Selasa (25/4) di Gedung DPRD Sintang.

Menurut Guntur, berdasarkan informasi yang diterimanya oknum guru honorer tersebut merupakan guru agama Kristen.

"Kita minta Pemerintah mengambil sikap atas kejadian dan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan,"pintanya.

Untuk itu, politisi Serawai Ambalau ini meminta agar masyarakat ikut berperan dalam memerangi peredaran narkoba, baik dalam upaya mencegah maupun pemberantasan penyalahgunaan barang haram tersebut. Target utama dalam mengantisipasi narkoba, adalah kelompok masyarakat kalangan bawah.

“Pencegahan bisa dimulai keluarga. Tapi kalau pemberantasan itu, kalau menemukan ada seseorang yang menyalahgunakan narkoba agar laporkan pada pihak yang berwajib,” imbaunya.

Maka dari itu, Politisi Nasdem ini berharap aparat hukum dapat menekan peredaran narkotika di wilayah Serawai. Sebab, jika dibiarkan kondisinya maka akan sangat membahayakan.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Lindra mengaku belum mendapatkan informasi terkait adanya oknum guru yang tertangkap dalam penyalahgunaan narkotika. Meskipun demikian , pihaknya akan melakukan kroscek segera mungkin.

"Belum dapat informasi. Kalau benar itu terjadi, pasti ada sanksinya," kata Lindra.

Menurutnya, jika oknum guru honorer itu berasal dari dana BOS maka, pihak sekolah dapat menjatuhkan sanksi terhadap yang bersangkutan. Tetapi, jika berasal dari honorer daerah maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang yang akan mengambil keputusan.

"Seharusnya ini tidak terjadi. Apalagi yang bersangkutan merupakan guru agama, ini jelas sudah mencoreng dunia pendidikan di Sintang ," katanya.

"Sangat kita sesalkan. Kita berharap kejadian serupa tidak terulang kembali," tambahnya

Untuk diketahui Jajaran Polsek Serawai, membekuk dua pemuda yang sedang menjual sabu. Salah satunya AR (24) warga Serawai, yang merupakan guru honorer di Kecamatan Serawai.

AR, ditangkap bersama temannya, OW yang sudah merupakan Target Operasi (TO) saat mengendarai sepeda motor pulang ke Serawai dari membeli sabu di Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi. (okt)