Ardi Siap Kawal Pembangunan PLBN Sungai Kelik
SINTANG | SintangPost.com- Anggota DPRD Sintang Ardi menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik di Kecamatan Ketungau Hulu. Bahkan Ardi siap mengawal dan mengawasi pembangunan daerah perbatasan.
“Meski saya baru dilantik melalui Pergantian Antar Waktu (PAW) dengan Almarhun pak Julian Sahari, pembangunan PLBN di Sungai Kelik tetap menjadi atensi saya dalam mengawal pembangunan di daerah perbatasan Indonesi-Malaysia,”kata Ardi dikantornya belum lama ini.
Untuk tahun 2022 ini Pemkab Sintang masih menyelesaikan proses pembebasan lahan, ganti rugi tanam tumbuh. Sementara untuk pembangunan pembangunan infrastruktur Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik di Ketungau Hulu, rencananya dimulai pada tahun 2023.
“Meski masih berproses, saya secara pribadi siap mengawal dan mengawasi pembangunan PLBN ini, sehingga apabila beroperasi nantinya dapat memberikan dampak yang maksimal bagi masyarakat di daerah perbasan,”jelasnya.
Politisi Dapil 2 yang meliputi Kecamatan Binjai, Kecamatan Ketungau Hilir, Kecamatan Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu ini mengaku pentingnya PLBN tersebut di Sintang ini adalah untuk membina lembaga ekonomi di wilayah perbatasan.
“Ini otomatis dengan sendirinya apabila PLBN di Sungai kelik sudah beroperasi tentu arus orang dan barang bisa semakin lancar yang pada akhirnya ekonomi masyarakat kita di sana bisa terbantu,”ucapnya.
Politisi Gerindra ini berkeinginan pembangunan PLBN Sungai Kelik ini dapat segera rampung dan sesuai target yang telah ditetapkan sehingga aktivitas antar negara dapat berjalan dengan baik.
“Harapan saya PLBN di Sintang ini bisa secepatnya rampung. Tentunya PLBN ini sudah menjadi kerinduan bagi kita semua khususnya masyarakat di perbatasan,”pungkasnya.
Untuk diketahui pembangunan PLBN sungai kelik rencana pembangunan infrastruktur dimulai 2023. 2022 masih menyelesaikan proses pembebasan lahan, ganti rugi tanam tumbuh. Kemudian ada pergeseran titik untuk PLBN, tapi prosesnys sudah selesai pinjam pakai lahan sudah clear dengan kementrian kehutanan. Sementara lahan yang disispkan seluas 25 hektar.
Penulis: Okt









Komentar