Keuskupan Sintang Hentikan Kegiatan Keagamaan, Welbertus : Ini Keputusan Bijak

Welbertus

SINTANG | SintangPost.com – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak hanya mempengaruhi perekonomian namun juga mempengaruhi kegiatan keagamaan yang ada baik di Indonesia maupun di Kabupaten Sintang khususya.

Berdasarkan surat Keuskupan Sintang yang ditandatangani Pastor Herman Yosef, kegiatan keagamaan yang dihentikan diantaranya peribadatan dan Misa dihari biasa dan Minggu, rapat atau pertemuan baik di rumah umat atau kapel, serta gereja-gereja stasi atau pusat paroki di seluruh wilayah Keuskupan Sintang. Keuskupan Sintang sendiri membawahi gereja Katolik di tiga kabupaten wilayah timur Kalimantan Barat. Diantaranya Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Welbertus mengungkapkan keputusan yang diambil oleh Keuskupan Sintang merupakan hal yang baik mengingat saat ini pandemi Covid-19 menjadi perhatian serius bagi siapapum.

“Ini tidak hanya berlaku di Sintang saja namun juga di Kabupaten Melawi. Dan tidak hanya berlaku bagi umat katolik tapi seluruh umat yang ada di bawah Keuskupan Sintang,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Meskipun terasa berbeda, Politisi PDI Perjuangan ini mengaku sangat mendukung adanya keputusan tersebut.

“Ini keputusan yang bijak mengingat Covid-19 bukanlah permasalahan yang enteng,” ucapnya.

Welbertus juga mengapresiasi kinerja dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dalam menangani permasalahan Covid-19 dengan melakukan berbagai antisipasi dan memberikan informasi yang terbuka kepada masyarakat.

“DPRD Kabupaten Sintang sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. Kami juga menyerahkan alat semprot disinfektan untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (Coe)