Maknai Hari Pahlawan, Anton Ajak Generasi Millenial Jadi Pahlawan Masa Kini

Anton Isdianto

SINTANG | Sintangpost.com- Anggota DPRD Sintang Anton Isdianto mengajak masyarakat terutama generasi Millenial untuk menjadi pahlawan bagi generasi saat ini. Seperti pahlawan sebelumnya yang menjaga harga diri bangsa dari para penjajah.

“Saya mengajak masyarakat untuk menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri,”kata Anton memaknai peringatan hari sumpah pemuda yang jatu pada tanggal 10 November.

Menurut Anton menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga Negara Indonesia. Dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi, tidak menyebarkan berita hoaks atau perbuatan anarkis lainnya.

“Makna pahlawan saat inipun sangat banyak artinya. Dengan mengikuti perkembangan zaman saat ini, pahlawan yang dimaksud bukan lah seseorang yang menggunakan senjata untuk berperang. Melainkan seseorang seorang yang memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan,”jelasnya.

Khusus di Kabupaten Sintang kata Politisi PAN ini seluruh masyarakat dapat berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Seperti membantu pemerintah mewujudkan pemerataan pembangunan. Itu merupakan salah satu wujud dalam meneruskan cita-cita pejuang bangsa.

“Sekarang bukan lagi berjuang mengangkat senjata, tapi bisa dengan torehan prestasi yang mengharumkan bangsa dan negara. Kita tentu harus berjuang juga untuk membantu pembangunan, seperti yang masih sekolah harus belajar. Ini juga bisa disebut sebagai pahlawan,” ujarnya.

Selain itu anggota dewan daerah pemilihan Sungai Tebelian, Kelam dan Dedai ini melanjutkan saat merebut kemerdekaan dulu, para pahlawan berjuangan untuk memerangi penjajah. Namun dengan kemerdekaan ini bukan berarti bisa bebas dari berbagai masalah, karena saat ini generasi muda sedang terancam bahaya narkoba yang harus diperangi.

"Generasi muda wajib berjuang dan tanamkan prinsip pejuang dalam mengisi kemerdekaan salah satunya dengan memerangi narkoba dan kemajuan tekhnologi ke arah negatif,”tukasnya. (okt)