Nilai Penyemprotan Disinfektan di Jalan Mubazir, Tuah : Jangan Latah

*istimewa

SINTANG | SintangPost.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Tuah Mangasih menilai penyemprotan disinfektan yang dilakukan di jalan raya adalah tindakan yang mubazir.

“Kalau di jalan raya, itu adalah tindakan mubazir, beda kalau penyemprotan disifektan dilakukan di fasilitas umum lainnya,” ucapnya ketika ditemui di DPRD Kabupaten Sintang belum lama ini.

Tuah Mangasih mengatakan penyemprotan di jalan-jalan sebaiknya dihentikan mengingat panasnya aspla tidak memungkinkan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) untuk bertahan hidup. Terlebih lagi Covid-19 ini juga membutuhkan inang untuk bisa berkembang biak sehingga lebih tepat penyemprotan tersebut dilakukan di ruang kantor pelayanan yang mana banyak orang dari berbagai daerah dan kondisi kesehatan yang berbeda datang mengunjungi kantor tersebut.

“Yang harus lebih intens dilakukan adalah di kantor pelayanan publik, lakukan penyemprotan disinfektan setiap paginya bahkan kalau bisa dilakukan setiap berapa jam sekali,” ucapnya.

Tuah Mangasih meminta tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tidak latah dengan daerah-daerah lain yang melakukan penyemprotan disinfektan di jalan raya.

“Jangan ikut daerah yang pemahamannnya salah. Buat tenang masyarakat kan bukan Cuma dengan demikian. Nanti kalau dibilang menghabiskan uang negara dibilang kasar, padahal sebenarnya iya kan,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan agar tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 ini dapat bergerak dengan cepat, tepat dan efisien sesuai dengan peran merekamasing-masing sehingga permasalahan Covid-19 ini dapat segera diatasi.

“Untuk penanganan Covid-19, DPRD Sintang sudah mengalihkan dana bimtek sebesar Rp 858 Juta, gunakanlah dengan tepat. Jangan karena anggaran penanganan tidak terbatas lalu tidak ada bisa semena-mena,” pungkasnya. (Coe)