Tren Narkoba di Sintang Meningkat, Masyarakat Diminta Selalu Waspada
SINTANG | Sintangpost.com- Meningkatnya kasus narkoba di Kabupaten Sintang mengundang keprihatinan anggota DPRD Sintang Kusnadi. Politisi PKB ini meminta masyarakat agar selalu waspada terhadap peredaran barang haram tersebut.
Seperti diketahui Kepolisian Sintang baru-baru ini berhasil mengamankan 13 orang dalam operasi Antik Kapuas 2019. Dari 13 orang tersebut satu orang melakukan transaksi ganja dengan tren baru menggunakan media sosial yakni Instagram (IG).
“Tingginya penggunaan narkoba di Sintang ini tentunya menunjukan Sintang salah satu kabupaten sasaran Narkoba. Saya berharap kita semua tetap waspada terutama kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan sehai-hari,”kata Kusnadi, Sabtu (9/11/2019).
Menurutnya ada beberapa indikator yang menyababkan suatu daerah tinggi peredaran narkobanya, salah satunya kepadatan penduduk yang semakin ramai. Hal tersebut sangat berpengaru terhadap kebiasaan masyarakat.
“Makin banyak penduduknya maka makin beragam pula kebiasaan masyarakatnya. Oleh sebab itu pola memberikan pemahamaan yang baik harus tetap digalakan sampai ketingkat yang pali bawah,”ujarnya.
Menurutnya pendekatan secara persuasif dengan upaya pencegahan sangatlah penting dalam rangka mengurangi peredaran narkoba ditengah-tengah masyarakat.
“Sintang ini digadang-gadang sebagai ibukota propinsi baru. Tentunya kejahatan terhadap narkoba ini juga makin marak. Untuk itu saya berharap seluruh masyarakat selalu mawas diri,”harapnya.
Anggota dewan dua periode ini mengapresiasi p[ihak kepolisia Sintang yang telah bekerja keras dalam menumpas peredaran barang haran tersebut di kabupaten Sintang ini.
“Kita tidak mau ada lagi korban yang tersandung hukum dengan Narkoba ini. Tentu ini menjadi PR kita semua kedepannya. Sebab narkoba musuh besar negara,”tutupnya. (okt)









Komentar