Tujuh Fraksi DPRD Sintang Tanggapi Sembilan Raperda

Pandanagn Uum Fraksi Tarhadap Sembilan Raperda Tahun 2017

SINTANG | Sintangpost.com- Sebanyak tujuh Fraksi di DPRD Sintang menyampaikan pandangan umum terhadap sembilan raperda pada tahun 2017 melalui rapat paripurna yang digelar, Rabu (5/7).

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sintang Terry Ibrahim. Sedangkan pemerintah daerah dihadiri Bupati Sintang Jarot Winarno dan Kepala SKPD. Rapat dihadiri pula Anggota DPRD Sintang.

Melalui juru bicaranya pandangan umum Fraksi Partai PDI Perjuangan disampaikan oleh Welbertus meminta kepada Pemerintah Daerah Sintang untuk tepat sasaran dalam penempatan anggaran khusus pembangunan di bidang infrstruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Kita minta kepada Pemda Sintang untuk memaksimalkan anggaran yang ada tersebut agar diperioritaskan untuk pembangunan sintang. Secara khusus pembangunan antar desa di marti guna,”katanya.

Sementara, juru bicara dari Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh Heri Maturida menngapresiasi atas kinerja Pemkab Sintang. Meski demikian, Fraksi Gerindra tetap meminta kepada Pemerintah Sintang melalui Bupati agar dapat melakukan perencanaan penganggaran secara tepat guna dan tepat sasaran. Semisal pemberian insentif bagi guru SMA/SMK sederajat pasca alih kelola dari Pemda ke Provinsi yang belum menemukan kejelasan.

“Maka dari itu, kita sangat mengharapkan bupati dan SKPDnya dapat bekerja secara optimal. Kemudian, kita juga meminta dalam penempatan anggaran harus sesuai dan tepat sasaranya,” kata dia.

Selanjutnya Fraksi Nasdem melalui juru bicaranya Honoratus Guntur mengatakan agar isi dari Raperda yang dibuat harus ada singkronisasi dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik secara vertikal maupun horizontal.

“Selain itu, dalam penarikan retribusi pelayanan, hendaknya juga wajib didahului dengan memberian pelayanan yang baik oleh pemerintah,” terangnya.

Kemudian Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya Markus Jembari, dalam pemadangannya secara umum fraksi Demokrat menyoroti perlunya Pemda Sintang untuk melakukan trobosan-trobosan dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kendati PAD Sintang mengalami peningkatan, namun partai besutan SBY tersebut menilai masih banyak sumber-sumber yang belum digali secara optimal.

“Dengan PAD yang besar ketergantungan kita terhadap dana perimbangan nantinya sedkit berkurang bilamana kondisi perekonomian lemah,”ungkapnya.

Fraksi Golkar melalui juru bicaranya AM Abdurazak mengharapkan kepada pemerintah daerah Sintang untuk membuat perpustaaan di setiap kecamatan. Menurutnya dengan adanya perpustakaan bisa menumbuhkan minat baca masyarakat Sintang.

Sementara itu, Fraksi PKB yang dibacakan Syahroni mengatakan Fraksi PKB mendukung Raperda tersebut. Apalagi ke sembilan Raperda itu bermuara pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Sintang.

Syahroni juga mengharapkan jika Raperda ini menjadi Perda dan ketika diterapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

Kemudian Fraksi PKPI melalui juru bicaranya K Danil Banai berharap delapan  Raperda serta satu raperda inisiatif DPRD tahun 2017 bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan di kabupaten Sintang kedepannya

“Kami berharap raperda yang akan dibahas menjadi Perda Kabupaten Sintang tahun 2017 ini memberikan efek bagi pembangunan di bumi Senentang ini,”kata Danil.

Terakhir, Fraksi Amanat Persatuan yang dibacakan Gulam Raziq. Menurutnya, pandangan umum fraksi pada prinsipnya memberikan masukan dan kritikan baik dari sisi formal maupun materi untuk kesempurnaan raperda.

“Diharapkan saran menghasilkan regulasi yang berkualitas dan berdampak positif bagi kelangsungan jalannya roda pemerintahan daerah,” jelasnya. (okt)